Wajib Tahu! Diabetes karena Faktor Keturunan bisa Ditekan dengan Pola Hidup Sehat

Ada sejumlah fakta dan mitos yang melingkupi penyakit diabetes. Terlepas benar atau tidaknya fakta dan mitos tersebut perlu kita waspadai. Sebab, banyak orang yang tidak menyadari akan bahayanya penyakit ini, yang juga dapat menyebabkan kematian.

Tantangan utama pengendalian penyakit diabetes adalah deteksi dini, pencegahan, dan tata laksana yang tepat di tengah masyarakat yang masih harus ditingkatkan. Penyakit ini sebenarnya bisa dihindari dengan pola hidup yang sehat. Meski begitu ada faktor lain yang mempengaruhi timbulnya penyakit ini.

Disebutkan bahwa faktor keturunan ini meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Selain informasi di atas, ada sejumlah fakta tentang diabetes yang perlu Anda ketahui. Sayangnya tak sedikit pula mitos yang berkembang dan dipercayai.

Memang benar jika memiliki orang tua atau saudara kandung yang memiliki diabetes, seseorang akan memiliki risiko terkena penyakit ini juga. Riwayat keluarga merupakan faktor risiko diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Namun, banyak penderita diabetes tidak memiliki anggota keluarga dekat yang menderita diabetes.

Meski demikian, tidak seluruhnya faktor genetik mempengaruhi penyakit diabetes seseorang. Pola makan dan gaya hidup yang paling mempengaruhinya. Umumnya, anggota dalam satu keluarga memiliki pola makan dan kebiasaan aktivitas fisik yang serupa.

Risiko diabetes akibat faktor keturunan dapat ditekan dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti menjaga berat badan dalam kisaran normal, menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga.

Jika Anda mempunyai risiko penyakit ini, untuk mencegah diabetes dan komplikasinya, sedari dini mulailah untuk menjalankan hidup sehat sebaik mungkin. Tak hanya sekedar menjaga asupan makan dan berolahraga, banyak hal yang harus diperhatikan agar kadar gula dalam darah dapat terkontrol dengan baik, diantaranya:

1. Hindari stress, karena kadar gula dapat berpengaruh pada tingkat stress seseorang. Berbagai metode relaksasi, termasuk meditasi dan yoga bisa menjadi pilihan agar pikiran menjadi lebih relax.

2. Cukup Tidur, jangan terlalu kurang atau terlalu berlebihan. Selain dapat menyebabkan rasa malas bergerak, terganggunya waktu tidur dapat meningkatkan nafsu untuk mengonsumsi karbohidrat. Ini yang dapat mempengaruhi kadar gula dalam tubuh.

3. Periksa sedari dini dan secara berkala. Penting untuk mendeteksi potensi gula sedari dini, karena pencegahan merupakan langkah tepat untuk penyakit ini. Pemeriksaan kadar gula juga dapat dilakukan secara berkala, agar gula darah terus terkontrol.

Bulan Ini

Minggu Ini