Pare ‘Si Pahit’ yang Miliki Beribu Khasiat untuk Diabetes

Sepertinya banyak orang yang jarang menyukai sayuran jenis Pare. Rasanya yang pahit membuat orang-orang tidak menyukai sayuran ini. Namun, perlu Anda ketahui di dalam rasa pahit Pare ini terdapat kandungan yang dapat menurunkan kadar gula darah Anda, khususnya bagi penderita diabetes.

Secara umum, pare bermanfaat untuk mengontrol kestabilan gula darah pada penderita Diabetes, khususnya penderita Diabetes tipe 2. Rasa pahit dari pare memiliki sifat seperti insulin, yaitu membawa glukosa ke dalam sel tubuh lalu mengubahnya menjadi energi. Mengkonsumsi pare pahit dapat membantu sel tubuh mengoptimalkan pemakaian dan membantu membawa glukosa ke hati, otot, dan lemak tubuh.

Salah satu penelitian tentang manfaat pare bahwa pare memiliki efek hipoglikemik untuk menurunkan kadar gula darah yang cukup signifikan. Pare memiliki sifat antidiabetes yang bekerja menurunkan kadar gula darah pada pasien Diabetes tipe 2. Zat aktif seperti charantin, alkaloid, vicine, dan peptide dalam pare, juga dapat memicu aktivitas pelepasan insulin yang lebih baik sehingga mampu melawan resistensi insulin.

Charatin berfungsi merangsang pertumbuhan sel beta pankreas yang merupakan organ penghasil insulin. Hal ini penting, karena pada pasien Diabetes, sel beta pankreas mengalami kerusakan sehingga tidak bisa menghasilkan cukup insulin.

Di dalam buah Pare mengandung beberapa vitamin, mineral, antioksidan seperti Vitamin C, A, E, B-1, B-2, B-3, dan B-9. Mineral seperti potasium, kalsium, seng, magnesium, fosfor, dan besi. Antioksidan seperti fenol, flavonoid, dan lain-lain.

Meskipun baik untuk penderita Diabetes, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsinya. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak, pare dapat menyebabkan efek samping dan mengganggu pengobatan medis yang telah dijalani oleh penderita Diabetes. Terdapat risiko dan komplikasi yang ditimbulkan jika mengkonsumsi pare secara berlebihan, seperti diare, muntah, perdarahan vagina, mencetus kontraksi dan keguguran pada ibu hamil.

Jika pare dikonsumsi terlalu banyak sambil menerima suntikan insulin, hal ini berisiko menurunkan tekanan darah pasien Diabetes dan kerusakan hati.

Terlalu banyak makan pare juga dapat mencetus favism, yaitu penyakit genetik yang mempengaruhi sel-sel darah merah, khususnya pada orang dengan kelainan genetik G6PD (defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase). Mencampur pare dengan obat lain dapat mengubah khasiatnya. Mencetus masalah pengendalian gula darah pada orang yang baru saja menjalani operasi.

Untuk itu bagi penderita Diabetes ada beberapa cara yang dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran pare ini. Sejumlah pakar medis mengungkapkan bahwa penderita Diabetes bisa mengkonsumsi 1-3 buah pare berukuran kecil atau segelas jus pare setiap hari.

Bulan Ini

Minggu Ini