Nikmatnya Menyantap Char Kway Teow

Penang, Malaysia, merupakan tujuan desetinasi favorit selain Kuala Lumpur tentunya. Selain terkenal dengan bangunan vintagenya, Penang juga terkenal dengan wisata kulinernya khususnya kuliner kaki limanya. Tak heran, makanan pinggir jalan ini begitu diburu oleh para wisatawan.

Jika berkesempatan mengunjungi Penang, kamu harus mencicipi lima makanan pinggir jalan ini. Salah satu makanannya adalah Char Kway Teow. Char kway teow merupakan kwetiau goreng khas Penang, Malaysia. Di Penang, ada banyak penjual char kway teow terpopuler yang sudah turun-temurun dari beberapa generasi.

Char kway teow dimasak di atas wajan dengan api besar. Adapun bahan-bahan yang dimasak adalah kwetiau, bakso ikan, telur, udang, dan tauge. Sebagai tambahan sering dimasukkan sosis Cina atau bakso ikan. Bumbunya adalah bawang putih, kecap ikan, sambal, dan kecap manis.

Pada awalnya, minyak yang dipakai untuk menggoreng kwetiau adalah lemak babi. Namun sekarang, sebagian rumah makan juga membuat char kway teow tanpa minyak babi. Di Ipoh dan Penang, char kuay teow memakai telur bebek dan sering ditambah dengan daging kepiting.

PDahulu, Char Kway Teow memang diciptakan sebagai makanan untuk buruh. Kadar lemak yang tinggi dan harga murah membuat hidangan ini disenangi kalangan buruh yang mencari sumber energi dan gizi yang murah.

Pada awalnya, masakan ini dibuat oleh nelayan, nelayan pengumpul kerang, atau petani yang berprofesi sambilan sebagai pedagang kwetiau goreng di malam hari untuk menambah penghasilan. Dan nama Char Kway Teow sendiri karena dimasak dengan menggunakan api yang berasal dari arang atau char. Tap, sekarang justru banyak penjualnya yang sudah berlaih ke api yang berasal dari gas.

Bulan Ini

Minggu Ini