Mitos Mengenai Kanker Payudara yang Tidak Harus Anda Percayai

Kanker payudara adalah kanker yang paling umum terjadi pada wanita. Penyakit ini dapat mempengaruhi sekitar 1 dari 10 wanita, tetapi masih banyak pasien yang mempercayai mitos yang tidak relevan lagi dengan kanker payudara. Perlu diketahui bahwa kanker payudara bisa disembuhkan dan penyembuhan dapat dilakukan sedini mungkin, terutama pada awal deteksi.

Berikut sejumlah mitos seputar kanker payudara:

1. Kanker payudara itu menyakitkan

Jenis kanker lainnya dapat menyebabkan rasa sakit, tapi kanker payudara biasanya tumbuh secara diam- diam tanpa gejala apapun kecuali benjolan. Kebanyakan benjolan payudara tidak berpotensi kanker. Namun semua benjolan payudara harus diperiksa oleh dokter untuk menghindari kemungkinan kanker.

2. Kanker payudara selalu berupa benjolan
Meskipun benjolan yang menyakitkan biasanya merupakan representasi yang paling umum dari kanker payudara. Namun ada fakta lain, kanker payudara dapat juga terjadi dalam bentuk yang berbeda tanpa adanya benjolan. Tanda-tanda lainnya adalah:
 Pengelupasan pada puting – biasanya berdarah
 Ruam terus-menerus di wilayah areola puting
 Kelainan bentuk puting (puting masuk ke dalam)
 Kemerahan dan perubahan pada kulit payudara
Jika salah satu dari gejala-gejala ini terjadi, solusi terbaik adalah segera periksakan diri ke dokter ahli bedah kanker payudara sebagai tindakan pencegahan.

3. Kanker payudara dapat terjadi jika terlalu sering melakukan mammogram

Dosis radiasi pada mesin mammogram modern sangat kecil, sekitar 0.4mSv (ukuran dosis radiasi). Sebagai perbandingan, jumlah rata-rata radiasi seseorang yang terkena oleh lingkungan alami, yang disebut radiasi latar belakang, adalah sekitar 3mSv per tahun, ini berarti hampir 10 kali dosis radiasi pada mammogram.

Mammogram masih menjadi modalitas terbaik untuk mendeteksi tanda-tanda kemungkinan kanker payudara dini. Sebenarnya, tes ini aman, dan harus dilakukan  sebagai rutinitas untuk semua wanita di atas usia 40; tes dilakukan sekali setahun di usia 40 – 50, dan sekali setiap 2 tahun setelah usia 50.

4. Kanker payudara disebabkan oleh keturunan dari keluarga

Sebagian besar kanker payudara bersifat sporadis, yang berarti dapat mempengaruhi orang-orang yang tidak memiliki riwayat tertentu dalam keluarga. Faktor yang dapat mempengaruhi hanya proses penuaan, tanpa kecenderungan genetik yang teridentifikasi. Bahkan, faktor genetik hanya merepresentasikan 10-15 persen dari semua kasus kanker payudara. Dengan demikian, sebagian besar kanker payudara tidak dapat diprediksi dan tanpa faktor risiko yang dapat diketahui, kecuali penuaan.

5. Hanya wanita saja yang dapat terkena kanker payudara

Pria juga dapat terkena kanker payudara. Meski kondisi ini langka, tapi faktanya hal ini pernah terjadi pada 1 persen dari semua kasus kanker payudara. Namun, jika ada benjolan baru pada pria di area dada maka perlu diperiksakan ke dokter ahli.

6. Pengobatan untuk kanker payudara adalah dengan mengambil seluruh bagian payudara

Pengobatan seperti ini menjadi momok yang menakutkan bagi pengidap kanker payudara, yang sebagian besar adalah wanita. Hal ini dapat mengakibatkan dampak psikologis pada pengidapnya. Karena para pengidap kanker payudara yang sebagian besar wanita akan merasa depresi setelah divonis, apalagi setelah proses pengangkatan seluruh payudara.

Namun, seiring berkembangnya teknologi pengobatan saat ini memungkinkan untuk mengambil hanya sebagian dari payudara (lumpectomy), disertai dengan radioterapi. Pilihan lain untuk pengobatan
payudara adalah dengan kemoterapi langsung untuk mengecilkan tumor, kemudian dilakukan lumpectomy. Saat ini ada pilihan aman untuk merekonstruksi payudara sehingga tidak mempengaruhi
penampilan luar wanita setelah operasi kanker payudara.

7. Menderita kanker payudara berarti vonis mati

Dengan kemajuan dalam pengobatan kanker payudara, seperti kemoterapi, radioterapi, terapi hormonal dan imunoterapi target, kanker dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Bahkan, tingkat kesembuhan mencapai 95 persen untuk kanker payudara tahap awal. Kanker payudara dapat disembuhkan, dan tidak harus dengan mengangkat seluruh bagian payudara. Deteksi dini sangat penting, dimana pemeriksaan payudara dan mamografi adalah kuncinya.

Bulan Ini

Minggu Ini