Mitos atau Fakta Orang dengan Diabetes Dilarang Berolahraga?

Benarkah penderita Diabetes tidak boleh berolahraga agar tidak memperparah penyakitnya? Beberapa informasi menyebutkan bahwa orang dengan penyakit Diabetes tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Namun, sebagian dokter dan ahli menyebutkan hal tersebut tidaklah benar, bahkan menyatakan olahraga dapat membantu insulin bekerja lebih baik, dengan begitu gula darah bisa lebih turun.

Faktanya, olahraga dapat mengurangi tekanan darah dan kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik (HDL) yang jelas baik juga untuk para penderita diabetes. Keuntungan olahraga bagi pasien Diabetes adalah bisa mengurangi komplikasi yang timbul akibat penyakit Diabetesnya. Dengan olahraga ini, sirkulasi jantungnya akan lebih bagus, serta sirkulasi darah di kakinya akan lebih bagus, pembuluh darahnya akan lebih bagus.

Namun, ada yang harus diperhatikan oleh pasien Diabetes yang ingin berolahraga. Jika gula darahnya terlalu tinggi atau di atas 300 dari batas normal, ia tidak diperbolehkan berolahraga. Oleh karena itu cek gula darah terlebih dahulu, dan tidak minum obat sebelum olahraga.

Lalu, apakah semua jenis olahraga bisa dilakukan?
Apapun jenis olahraga boleh dilakukan oleh para penderita Diabetes, asalkan dikerjakan dengan senang hati. Karena hal ini berpengaruh pada kontinuitas atau berkelanjutan seseorang untuk menjalaninya setiap hari.

Yang perlu diperhatikan pasien diabetes saat berolahraga
Anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lamanya waktu aktivitas fisik untuk orang sehat usia 18-64 tahun adalah sekitar 150 menit per minggu. Dan dilakukan secara rutin. Tidak hanya jenis, durasi, dan intensitas olahraga yang perlu diperhatikan, penderita diabetes perlu menjaga kadar gula darah tetap normal selama berolahraga.

Pasalnya, otot membutuhkan lebih banyak energi sehingga tubuh akan melepaskan cadangan gula di dalam tubuh, yang berpengaruh pada kadar gula darah.

Bulan Ini

Minggu Ini