Dampingi dan Beri Dukungan Terbaik bagi Pengidap dan Penyintas Kanker Payudara

Penyakit kanker adalah momok yang mengerikan bagi siapa pun yang mendengarnya. Besar kecilnya stadium yang diderita oleh pengidap tentunya akan menjadi sebuah ancaman. Karena jika tidak mendapatkan dukungan dan pertolognan yang tepat, maka akan berakibat fatal seperti kematian.

Penyakit kanker, khususnya kanker payudara bukan berarti tidak bisa diobati dan disembuhkan. Upaya deteksi dini serta pengobatan yang rutin perlu dilakukan guna menekan pertumbuhan penyakit tersebut. Edukasi dan gaya hidup sehat ialah upaya sederhana yang harus dipahami masyarakat umum untuk menjaga kesehatan dirinya.

Selain itu perlu adanya dukungan dari pihak lain sebagai penyemangat bagi pengidap dan penyintas kanker payudara. Salah satu dukungan yang bisa diberikan kepada pengidap dan penyintas kanker payudara adalah dukungan psikis.

Karena, penyakit yang sebagian besar dialami oleh wanita ini bisa menimbulkan dampak pada kesehatan psikologi, seperti depresi, stress dan lain-lain. Salah satunya diperlukan patient navigator.

Peran patient navigator di antaranya memberi dukungan psikososial dan informasi kepada pasien kanker dan keluarganya tentang perjalanan kanker dan pengobatannya mulai dari deteksi dini, diagnosis dan rangkaian pengobatan medis kanker, sehingga pasien dapat memahami terapi sesuai stadiumnya.

Selain itu, dukungan dari keluarga terdekat sangat mempengaruhi. Dukungan positif yang diberikan oleh orang-orang seperti pasangan, anggota keluarga lain, teman dan lingkungan disekitar pasien kanker payudara bisa membuatnya lebih kuat dalam melawan kanker tersebut.

Berikut ini ada 6 hal yang bisa dilakukan seseorang sebagai bentuk dukungan terhadap orang dengan kanker payudara,

  1. Mendukung apapun yang dia putuskan

Pengobatan untuk kanker payudara melibatkan keputusan yang tidak berujung, mulai dari lumpectomy, radiasi, kemoterapi atau bahkan mastectomy. Untuk itu cobalah menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi, tapi bantu ia mempertimbangkan pro dan kontranya dengan tetap memahami ketakutan serta emosional lainnya.

 

  1. Jangan biarkan ia pergi konsultasi seorang diri

Usahakan tetap menemaninya karena memiliki janji dengan dokter kanker saja bukanlah hal yang menyenangkan. Dengan adanya orang yang menemani, maka bisa mengurangi rasa panik dan memberikan dukungan.

 

  1. Berbicara secara terbuka tentang payudaranya dengan pasangan

Payudara memainkan peran yang besar dalam kehidupan seks pasangan, sehingga jika kehilangan 1 atau kedua payudara maka bisa mengurangi rasa seksualitas perempuan. Untuk itu jika ia memutuskan melakukan mastektomi, maka jelaskan bahwa masih ada daya tarik lain dalam dirinya selain payudara serta yakinkan ia bahwa kesehatan sesuatu yang jauh lebih penting.

 

  1. Mengantisipasi dan membantunya bila ia tidak bisa melakukan sesuatu

Terkadang setelah operasi seseorang tidak bisa mengangkat lengannya, karena itu bantulah dengan mendekatkan atau meletakkan barang-barang yang diperlukannya dibagian bawah rak sehingga ia tidak perlu mengangkat lengan.

 

  1. Jadilah perawat yang kuat

Pengobatan kanker umumnya melibatkan banyak efek samping yang tidak menyenangkan seperti mual, nyeri serta kelelahan. Ketika pasien kanker terlalu lelah untuk bangun dari tempat tidur, terlalu sakit untuk makan atau tidak bisa berjalan, maka berilah bantuan dengan menjadi perawat yang kuat.

 

  1. Jangan berharap semuanya akan baik-baik saja dalam waktu cepat

Meskipun pengobatan sudah selesai, bukan berarti semuanya bisa akan kembali biasa dalam waktu cepat. Kemoterapi bisa membuat kerontokan rambut atau bahkan menjadi botak, dan kehilangan payudara akan berdampak bagi kepercayaan dirinya. Untuk itu bantulah ia memilih penutup kepala yang cantik serta menyakinkan bahwa ia tetap seksi. Bertahanlah di sana selama dibutuhkan.

 

Bulan Ini

Minggu Ini