Aktif Berolahraga dapat Mengurasi Risiko Kanker Payudara

Selain menghindari makanan dan minuman yang berpotensi menimbulkan penyakit kanker payudara, pencegahan juga harus dibarengi dengan kegiatan atau aktivitas tubuh setiap harinya, yakni dengan berolahraga. Namun, olahraga apa yang cocok sebagai pencegahan dini terhadap kanker payudara?

Sebagai rekomendasi, lakukan 30 menit latihan aerobik sebanyak 3 kali seminggu dan latihan kekuatan 2-3 kali seminggu. Para ahli mengatakan olahraga dapat membantu mencegah kanker.

Bagi penderita kanker, khususnya kanker payudara, berolahraga selama perawatan dapat membantunya merasa lebih baik. Beberapa manfaatnya seperti, mengurangi depresi dan kecemasan, peningkatan energi dan kekuatan, mengurangi rasa sakit.

Dalam sebuah riset, para peneliti meninjau 61 studi yang melibatkan wanita dengan kanker payudara stadium 2. Mereka menemukan bahwa kombinasi latihan aerobik dan resistensi terbilang aman dan dapat meningkatkan hasil kesehatan.

Studi lain juga menemukan bahwa olahraga selama perawatan kanker sebenarnya dapat mengubah lingkungan mikro tumor dan memicu aktivitas anti-tumor yang lebih kuat dalam sistem kekebalan tubuh.

Aktivitas fisik membantu Anda mengatur berat badan, yang merupakan faktor risiko kanker yang penting. Faktanya, penelitian telah mengaitkan kelebihan berat badan (obesitas) dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker endometrium, kerongkongan, hati, pankreas, dan kanker payudara.

Olaharaga dianggap memiliki efek untuk mengurangi peradangan, membantu mengatur gula darah dan hormon seks, serta meningkatkan metabolisme dan fungsi kekebalan tubuh.

Pengidap kanker dapat melakukan aktivitas aerobik moderat 30 menit sebanyak 3 kali seminggu, dan latihan kekuatan seperti angkat beban 2-3 kali seminggu. Namun, dalam hal pencegahan kanker, aktivitas fisik umum yang direkomendasikan adalah setidaknya 150 menit olahraga sedang atau 75 menit olahraga berat seminggu.

Olahraga sangat berpengaruh pada proses penyembuhan kanker payudara. Manfaat olahraga benar-benar akan berdampak pada hormon seks dan risiko obesitas yang akan mengontrol perkembangan sel kanker tersebut.

Manfaat olahraga telah terbukti dapat berdampak positif bagi penderita kanker. Konsultasikan pada dokter untuk mengetahui olahraga yang tepat bagi Anda. Jangan menyerah dan tetap aktiflah berolahraga.

Bulan Ini

Minggu Ini